Siapa yang tidak kenal dengan jajanan yang satu ini, Seblak. Seblak sekarang ini sedang booming di Bandung. Seblak yang biasanya terbuat dari kerupuk saja, kini berbagai macam jenis bisa dinikmati. Seperti, Seblak Ceker, Seblak Tulang, Seblak Siomay, Seblak Mie, Seblak Kwetiaw, Seblak Macaroni, Seblak Batagor serta ada yang lebih banyak disukai yaitu Seblak Campur.

Cara membuatnya pun sangat gampang, tumis bumbu bawang putih, cikur hingga harum, masukan sedikit air, lalu rebus hingga bertekstur kenyal. Jika ingin rasanya pedas, tambahkan cabe rawit yang sudah dihaluskan. Inilah yang membuat Seblak banyak disukai, karena rasanya yang pedas. Sekarang di pinggiran kota Bandung Seblak sudah sangat menjamur dan selalu dikerumuni banyak pengunjung.

Salah satunya, Seblak yang dipenuhi pengunjung di Kota Bandung, yaitu Seblak Oces. Seblak Oces, berpusat di Jl. Purnawarman (tepatnya depan BEC), dan kini sudah memiliki 3 cabang lainnya, Jl. Tamansari (tepatnya depan Kampus Unisba), Jl. Ir. H.Djuanda (Dago tepatnya depan Dukomsel), dan Jl Dipatiukur (depan Kamus Unpad). Buka setiap hari, mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB.
Harganya pun sangat terjangkau, Seblak Campur dibandrol Rp.7000 (Kerupuk, Siomay, Batagor). Sedangkan Seblak Komplit Rp.9000 (Kerupuk, Siomay, Batagor, Ceker).
http://penginapan-bandung.blogspot.com/
Semua jenis Seblak tersebut, bisa dibuat kering dan basah (berkuah). Bahan yang dipergunakan sama saja, bedanya hanya memakai kuah dan tidak berkuah. Serta Seblak kering dibuat dengan minyak setengah panas sehingga kerupuk yang digorengkan bertekstur keras dan sedikit bantat. Selain ditumis dengan bumbu, Seblak biasanya ditumis dengan dicampur telur, mie, sosis atau kol. Sedangkan Seblak Berkuah, ditambahkan air sehingga rasanya makin enak dan gurih.

Jajanan ini sekarang sedang banyak di minati masyarakat Bandung. Bahkan pendatang dari luar Bandung. Jajanan dengan harga murah meriah ini, selain bisa dijadikan cemilan juga bisa dijadikan untuk teman makan nasi, itu kembali ke selera masing-masing
 
Top